Ilustrasi kasus siswi SMP hilang di Medan yang telah dilaporkan keluarga ke Polda Sumatera Utara untuk proses penyelidikan.
Medan — Kasus hilangnya seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Medan menjadi perhatian publik setelah korban tidak kembali ke rumah selama dua pekan. Pihak keluarga akhirnya resmi melaporkan kejadian tersebut ke Polda Sumatera Utara guna mendapatkan bantuan pencarian dan penyelidikan lebih lanjut.
Korban yang masih berusia 14 tahun itu terakhir terlihat meninggalkan rumah pada pertengahan Februari 2026. Hingga kini, belum ada kepastian mengenai keberadaannya.
Kronologi Hilangnya Siswi SMP di Medan
Berdasarkan keterangan keluarga, korban pamit keluar rumah pada sore hari dengan alasan bertemu teman. Namun hingga malam, ia tidak kembali. Upaya menghubungi ponsel korban tidak berhasil karena nomor tersebut sudah tidak aktif.
Selama 14 hari terakhir, keluarga melakukan pencarian secara mandiri. Mereka mendatangi rumah teman sekolah, memeriksa lokasi yang biasa dikunjungi korban, serta menyebarkan informasi melalui media sosial.
Namun semua upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Laporan Resmi ke Polda Sumut
Setelah dua minggu tanpa kabar, keluarga memutuskan membuat laporan resmi ke Polda Sumatera Utara. Aparat kepolisian membenarkan telah menerima laporan tersebut dan menyatakan proses penyelidikan sedang berlangsung.
Polisi akan memeriksa sejumlah saksi, termasuk teman dekat korban, serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi terakhir korban terlihat.
Polisi Imbau Masyarakat Tidak Berspekulasi
Pihak kepolisian meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Penyebaran kabar simpang siur dikhawatirkan dapat mengganggu proses penyelidikan.
“Kami mengimbau masyarakat yang memiliki informasi valid agar segera melapor ke pihak berwenang,” ujar salah satu perwakilan kepolisian.
Kasus Orang Hilang di Medan Jadi Sorotan
Kasus ini kembali mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap anak dan remaja, terutama dalam penggunaan media sosial dan pergaulan sehari-hari. Dalam beberapa tahun terakhir, laporan orang hilang di Medan kerap menjadi perhatian publik.
Pengamat sosial menilai perlunya komunikasi yang lebih terbuka antara orang tua dan anak untuk mencegah kejadian serupa.
Upaya Pencarian Terus Dilakukan
Hingga berita ini diterbitkan, pencarian masih terus dilakukan. Polisi belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait kemungkinan motif atau dugaan tertentu.
Keluarga berharap anak mereka dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.