KOTA MEDAN – Sejumlah peristiwa penting mewarnai Sumatera Utara, khususnya Kota Medan, dalam dua hari terakhir. Mulai dari penanganan bencana banjir, persiapan Ramadan 1447 H, peningkatan layanan publik, hingga capaian investasi yang signifikan.
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution turun langsung menemui warga terdampak banjir di Tapanuli Tengah (Tapteng) dan melaksanakan salat tarawih perdana di lokasi bencana Tukka. Kehadiran orang nomor satu di Sumut itu menjadi bentuk dukungan moril sekaligus memastikan penanganan korban berjalan optimal.
Di Kota Medan, Wali Kota Rico Waas bersama Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap mematangkan persiapan Ramadhan Fair XX dan Harmoni Imlek 2026. Pemko Medan menegaskan dua agenda besar tersebut harus memberi dampak nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.
Menghadapi bulan suci Ramadan Kota Medan, Pemko Medan juga menerbitkan Surat Edaran terkait jam kerja aparatur sipil negara serta penutupan tempat hiburan malam. Dalam apel gabungan, Rico Waas menekankan pelayanan publik tidak boleh kendur selama Ramadan dan keamanan kota harus tetap terjaga.
Isu kebersihan turut menjadi perhatian serius. Melalui penguatan program SAPA KOTA, wali kota mengultimatum camat agar tidak ada lagi sampah berserakan di wilayah masing-masing. Langkah ini sejalan dengan upaya memperbaiki tata kelola lingkungan dan meningkatkan kenyamanan warga.
Dari sektor pelayanan publik, capaian administrasi kependudukan (adminduk) Kota Medan sepanjang 2025 menembus 590 ribu dokumen atau naik 28,9 persen. Strategi jemput bola yang diterapkan Disdukcapil dinilai efektif meningkatkan akses layanan, termasuk lonjakan signifikan pembuatan Kartu Identitas Anak.
Di bidang investasi, arus modal yang masuk ke Kota Medan dilaporkan mencapai Rp14 triliun. Penyederhanaan perizinan disebut menjadi faktor utama meningkatnya kepercayaan investor terhadap iklim usaha di ibu kota Sumatera Utara tersebut.
Sementara itu, aparat kepolisian melakukan mutasi terhadap sejumlah perwira di Polrestabes Medan. Penguatan keamanan juga dilakukan menjelang Ramadan, termasuk pengaktifan kembali 1.160 poskamling yang diklaim berkontribusi pada tren penurunan angka kriminalitas dalam setahun terakhir.
Di sisi lain, warga Medan sempat digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria di kawasan Medan Timur. Aparat masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut.
Untuk masyarakat yang menjalankan ibadah puasa, sejumlah media turut merilis jadwal imsakiyah dan waktu berbuka puasa Kota Medan pada 19 Februari 2026 guna memudahkan umat Muslim menjalankan ibadah dengan tertib.
Dengan berbagai dinamika tersebut, Kota Medan terus bergerak menghadapi tantangan bencana, meningkatkan pelayanan publik, menjaga keamanan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi demi kesejahteraan masyarakat.